Bagaimana Fokus & Indikator Waktu serta Kinerja @Jokowi_Do2 (?)
September 21, 2012 § 1 Comment
Laporan BPS tahun 2010 menyebutkan bahwa ada 9.607.787 jiwa penduduk ber-KTP Jakarta dan tidak lupa lebih-kurang 18 juta jiwa penduduk wilayah Bodetabek (Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi). Nasib mereka untuk 5 tahun mendatang terhitung sejak Pelantikan Kepala Daerah DKI Jakarta terpilih tanggal 7 Oktober 2012 kelak ditentukan oleh Program yang akan dijalankan oleh Pasangan Pemenang Pemilukada.
Ada beberapa poin yang menjadi catatan saya dari Program yang dikampanyekan oleh Gubernur dan Wakil terpilih, diantaranya:
- Bidang Penataan Kota: melakukan intervensi sosial untuk revitalisasi pemukiman padat dan kumuh, dan membangun super-blok untuk menengah ke bawah dengan kelengkapan taman, pasar dan pusat layanan kesehatan.
- Bidang Pengentasan Banjir: membentuk Otoritas Pengelola Sungai yang bermuara di Jakarta bersama pemerintah Bodetabek, membangun embung/folder penampung hujan di level kecamatan dan kelurahan, membeli daerah tangkapan air untuk mengendalikan debit air yang masuk dan mengintegrasikan saluran drainase dengan kanal pembuangan air
- Bidang Transportasi: membentuk Otoritas Pelayanan Transportasi bersama pemerintah Bodetabek untuk penanganan mobilitas warga lintas daerah, mengganti sebagian lajur Busway menjadi Railbus untuk peningkatan kapasitas angkut TransJakarta, mengutamakan People Mobilization bukan Car Mobilization, mengganti dan memperbanyak armada angkutan umum (metromini, kopaja dan bis lain) yang lebih layak dan nyaman, membangun monorail, merintis pembangunan MRT/Subway, membatasi penggunaan kendaraan pribadi dengan Electronic Road Pricing, menaikkan biaya Sewa Parkir, pengaturan nomor kendaraan ganjil-genap dan jam kerja kantor.
- Bidang Kesehatan dan Kesejahteraan Masyarakat: mengganti Surat Keterangan Tidak Mampu dengan Kartu Sehat yang berlaku di Rumah Sakit milik pemerintah dengan biaya ditangguh Pemerintah DKI Jakarta, membangun Mall Khusus untuk Pedagang Kaki Lima agar lebih tertib dan tidak memakan bahu dan badan jalan raya, merevitalisasi Pasar Tradisional agar memiliki daya saing.
- Bidang Kebudayaan dan Pelayanan Publik: membangun kebudayaan warga kota berbasis komunitas, menyediakan ruang-ruang publik sebagai fasilitas pergaulan warga dan sarana tempat mengekspresikan diri, mengembangkan pusat-pusat kebudayaan Jakarta di lima wilayah administratif, melaksanakan Reformasi Birokrasi agar bersih, transparan dan professional, mempercepat segala bentuk perizinan (paling lama 6 hari kerja), meniadakan kelengkapan seperti pentungan pada Polisi Pamong Praja.
Masyarakat dalam hal ini tidak lagi bisa berpangku tangan hanya pada Program yang dijalankan oleh Gubernur dan Wakil terpilih, tetapi juga harus berpartisipasi aktif dalam mendukung dan mengawasi jalannya pemerintahan daerah. Karena tanpa hal tersebut, niscaya Jakarta akan menjadi kota yang sama dengan Jakarta di masa Gubernur Fauzi Bowo.
Yang kemudian perlu ditanyakan dan dicatat adalah, dari program-program yang tersebut diatas, apa yang akan menjadi fokus dalam 100 Hari Pertama, Capaian Tahun Pertama, Kedua, Ketiga sampai Kelima dari Joko Widodo sebagai Gubernur DKI Jakarta? Lalu apa indikator waktu dan kinerja dari masing-masing program tersebut?
menarik. kalo nulis jangan nanggung. mbok ya bikin parameter sekalian. :p