Mari Tagih Program Kampanye #JakartaBaru
September 21, 2012 § 1 Comment
Visi Misi Pasangan Joko Widodo – Basuki Tjahaja Purnama: ”Jakarta Baru”
Visi
Jakarta baru, kota modern yang tertata rapi, menjadi tempat hunian yang layak dan manusiawi, memiliki masyarakat yang berkebudayaan, dan dengan pemerintahan yang berorientasi pada pelayanan publik.
Misi
- Mewujudkan Jakarta sebagai kota modern yang tertata rapi serta konsisten dengan rencana tata ruang wilayah.
- Menjadikan Jakarta sebagai kota yang bebas dari masalah-masalah menahun seperti macet, banjir, pemukiman kumuh, sampah dan lain-lain.
- Menjamin ketersediaan hunian dan ruang publik yang layak serta terjangkau bagi warga kota.
- Membangun budaya masyarakat perkotaan yang toleran, tetapi juga sekaligus memiliki kesadaran dalam memelihara kota.
- Membangun pemerintahan yang bersih dan transparan serta berorientasi pada pelayanan publik.
Program yang dikampanyekan kandidat Joko Widodo – Basuki Tjahaja Purnama:
Bidang penataan kota
- Melakukan intervensi sosial untuk merevitalisasi pemukiman padat dan kumuh, tetapi meniadakan penggusuran.
- Pembangunan super-blok untuk masyarakat kelas menengah ke bawah. Berupa one stop living yang terdiri dari hunian vertikal (rumah susun), ruang publik berupa taman, pasar, dan pusat layanan kesehatan.
Mengatasi banjir
- Pembangunan embung/folder untuk menangkap dan menampung air hujan di setiap kecamatan dan di setiap kelurahan.
- Membeli daerah tangkapan air seperti situ/waduk di hulu sungai agar debit air yang masuk ke Jakarta bisa dikendalikan.
- Bekerja sama dengan pemerintahan di sekitar Jakarta untuk membuat sebuah otoritas yang mengatur dan mengelola sungai-sungai yang bermuara di Jakarta.
- Mengintegrasikan seluruh saluran drainage agar terkoneksi dengan kanal-kanal pembuangan air.
Bidang transportasi
- Bekerja sama dengan pemerintah sekitar Jakarta untuk membuat otoritas pelayanan transportasi jabodetabek agar persoalan mobilitas warga bisa ditangani oleh badan yang memiliki otoritas lintas daerah.
- Mengganti sebagian besar busway menjadi railbus sehingga kapasitas dalam mengangkut penumpang jauh lebih besar. Mengutamakan people mobilization, bukan car mobilization.
- Memperbanyak armada angkutan umum, terutama busway di koridor-koridor yang tetap dipertahankan sebagai jalur busway.
- Mengganti kendaraan umum seperti metromini, kopaja, dan bis dengan kendaraan yang jauh lebih layak agar warga merasa nyaman untuk menggunakan kendaraan umum.
- Pembangunan monorail.
- Merintis pembangunan mrt/subway sebagai angkutan massal warga kota.
- Melengkapi penyediaan transportasi massal dengan pembatasan penggunaan kendaraan pribadi melalui sistem electronic road pricing (erp), sewa parkir yang tinggi, pengaturan kendaraan berdasarkan nomor polisi genap-ganjil, dan pengaturan jam kerja.
Bidang kesehatan
- Memperpendek jalur birokrasi pelayanan kesehatan yang saat ini menggunakan surat keterangan tidak mampu (sktm) menjadi kartu sehat yang berlaku di rumah sakit pemerintah, dan pembayarannya ditanggung oleh pemerintah.
- Menyediakan pusat kesehatan masyarakat di pasar-pasar tradisional, terutama pasar-pasar yang dibangun di super blok untuk kalangan menengah ke bawah.
Bidang kesejahteraan masyarakat
- Membangun mall khusus untuk pedagang kaki lima agar lebih tertib dan tidak memakan badan jalan.
- Merevitalisasi pasar tradisional agar tetap bisa bersaing dengan pasar modern dan menggerakkan perenomian warga kota.
Bidang kebudayaan
- Membangun kebudayaan warga kota berbasis komunitas.
- Menyediakan ruang-ruang publik sebagai fasilitas pergaulan warga dan sarana tempat mengekspresikan diri.
- Mengembangkan pusat-pusat kebudayaan Jakarta di lima wilayah administratif.
- Merevitalisasi melengkapi fasilitas kawasan old batavia agar menjadi daya tarik wisata sejarah dan budaya di Jakarta.
Bidang pelayanan publik
- Melaksanakan reformasi birokrasi agar pemerintahan berjalan bersih, transparan, dan profesional
- Mempercepat dan memperpendek waktu pengurusan izin, waktu pengurusan izin paling lama hanya sampai enam hari kerja.
- Meniadakan pentungan dan perlengkapan yang memungkinkan polisi pamong praja melakukan kekerasan terhadap warga
- Gubernur dan wakil gubernur berkomitmen untuk tidak menggunakan voorrijder sehingga bisa merasakan keadaan yang sesungguhnya sedang dialami warga
- Gubernur dan wakil gubernur hanya akan berada di kantor selama 1 jam saja, dan sisanya meninjau proses pembangunan dna pelayanan publik di lapangan
—-
Sumber: Website Resmi Pasangan Joko Widodo – Basuki Tjahaja Purnama
[...] Janji Jakarta Baru [...]