jalur gaza

December 31st, 2008 § 12 Comments

Entah apa yang ada di benak Ehud Olmert ketika memberi perintah serangan yang membabi buta ke wilayah pemukiman penduduk di jalur Gaza. Kemarin siang, Olmert memberikan keterangan mengenai serangan tersebut bahwa serangan dilakukan untuk memerangi HAMAS dan bukan penduduk di pemukiman di Gaza. Namun, Israel akan menyerang siapapun mereka yang memiliki kaitan langsung dengan HAMAS, tambah Olmert.

Olmert dan seisi pemerintah Israel sedang bermain-main nampaknya. Mungkin mereka ingin menguji reaksi Internasional, dan tentu saja saudara tua Israel, Amerika Serikat. Presiden SBY meminta Dewan Keamanan mengambil langkah-langkah untuk menghentikan lontaran-lontaran bom Israel. Ban Ki Mon, sekjen PBB, telah memerintahkan gencatan senjata. Pemerintah Israel tidak ambil peduli. Hingga tadi malam, serangan yang membabi buta terus berlanjut.

Lagu perubahan yang dinyanyikan Obama pada saat kampanye, minggu ini diuji. Hanya Amerika yang mampu mematahkan dominasi kekuatan militer Israel di Timur Tengah. Amerika? Ya, negara-negara Arab terpecah belah terbagi menjadi faksi-faksi sejak Perang Teluk I, menyebabkan Timur Tengah mudah dikuasai sudut demi sudut secara geopolitik. Dan dari sekian banyak negara Arab, hanya Iran yang mungkin memiliki kekuatan besar dan non-sekuler. Masalahnya, Iran juga berpotensi untuk menyulut perang besar lainnya dengan Israel tentunya. Dendam kesumat baru yang takkan berkesudahan.

Israel punya nuklir. Israel saat ini juga memiliki teknologi paling mutakhir untuk menciptakan senjata perang. Iran juga mengembangkan hal yang sama. Demi menjaga keseimbangan kekuatan di Timur Tengah. Dunia percaya Iran tidak akan menggunakan sumber daya tersebut bila tidak terdesak. Tapi, dunia tidak akan pernah bisa percaya pada Israel. Ambisi pemerintah Israel dengan dalih holocaust di Jerman untuk berjuang merebut kembali tanah suci Jerusalem, telah mengorbankan banyak nyawa yang tidak terlibat dalam perang dan tidak memilik dendam sama sekali.

Alih-alih menghabisi HAMAS, serangan-serangan Israel yang serampangan justru menyulut api-api kecil dendam di dalam hati rakyat Palestina. Dan di keesokan hari mungkin lahir martir-martir muda HAMAS yang siap memecah kerumunan penduduk Israel.

Untuk Jihad?  Bukan, mereka sekedar membayar trauma dan dendam atas kehilangan.

::Arsip foto-foto pasca serangan Israel ke jalur gaza::

16 agustus (film iklan oleh sampoerna)

August 16th, 2008 § 18 Comments

::klik gambar untuk melihat trailer film ini::

Ini adalah sebuah film yang dibuat oleh Sampoerna Foundation, dalam setiap iklannya tidak disebutkan siapa yang memproduseri, sutradaranya, pemainnya. Yang saya tangkap, film ini akan menceritakan kembali perjuangan golongan muda (Sukarni, Chairul Saleh dan Wikana) dalam mendorong kemerdekaan Indonesia, melalui peristiwa pengamanan Soekarno dan Hatta ke Rengasdengklok.

Perlu diingat film pendek ini hanya tayang HARI INI, TANGGAL 16 AGUSTUS 2008, JAM 9 MALAM, DI RCTI, SCTV, TRANSTV, TRANS7, DAN METRO TV.

Jadi, jangan anda lewatkan! Merdeka!

——————————————–

Setelah menunggu kurang lebih 1 jam..

Film yang ditunggu tidak kunjung tayang.

Dan ternyata, kalau boleh saya menyimpulkan film ini merupakan salah satu cara yang ingin diangkat oleh Sampoerna bekerja sama dengan Lowe productions dan Babi Buta Films untuk memperingati HUT Republik Indonesia 17 agustus 1945. Film pendek berbentuk trailer ini mengangkat kisah Rengasdengklok ke hadapan para pemirsa tivi di Indonesia.

Berikut petikan wawancara dengan Niken Rachmad (NR), Director Corporate Communications PT HM Sampoerna Tbk.

Apa tujuan dari trailer 16 Agustus ini?

(NR) : Sebenarnya intinya adalah kita mau memperingati 17 agustus ya, hari kemerdekaan, tapi kan memang sudah banyak tema-tema 17 agustus.. Nah, ada suatu saat ya, dimana proses itu berjalan.. karena kalau tidak melihat prosesnya itu, kita juga tidak bisa mengambil hasil yang tepat. Jadi, sebenarnya kita juga harus mengajarkan kepada para generasi muda ini bahwa proses itu penting untuk melihat suatu hasil yang kita capai, yang kita nikmati sekarang ini. Jadi, sejarah dibelakangnya itu apa, detik-detik yang menentukan, bahwa hingga kemudian terjadi sesuatu pada tanggal 17. Itu juga saya rasa penting untuk diketahui para generasi muda.

Apa yang melatar belakangi keputusan Sampoerna?

(NR) : Ide itu ya, kebetulan ide itu muncul, terus terang ide itu juga diusulkan oleh agency ya, teman-teman dari Lowe. Belum banyak ya, tidak banyak yang menggali proses sebelumnya itu (maksudnya proses menjelang proklamasi). Nah, kurang lebih kemudian setelah menimbang sekitar beberapa bulan dari mulai awal tahun ini ya, kira-kira kita, kemudian kita bulatkan suatu konsep ya, ya ini betul, ini adalah suatu hal yang bagus, pembelajaran untuk generasi muda, sekaligus juga mengingatkan kembali kepada peran-peran pemuda pada saat itu, karena yang ditonjolkan disini adalah bukannya hanya hasilnya. tapi, proses tersebut, siapa yang melakukan proses itu, adalah para pemuda.

———————————

FIlm ini mengingatkan pada satu hal, bahwa peran pemuda pada perjuangan bangsa Indonesia dulu sangat penting, dan kini kembali diperlukan untuk membangkitkan semangat juang bangsa yang nampaknya semakin terpuruk. Bahwa, generasi yang ada saat ini, mungkin bisa dibilang generasi yang instan, dan cenderung tidak peduli pada proses yang menjadi penentu dari hasil yang ingin dicapai. Nah, walaupun saya kecewa karena ternyata film ini adalah hanya film pendek, dan lebih berbentuk iklan. Tapi saya salut, karena paling tidak, Sampoerna, Lowe, dan Babi Buta Films peduli pada bangsa ini, terutama proses yang membentuknya. Salut!

*) gambar saya scan dari harian Kompas, 16 Agustus 2008

*) petikan wawancara dikutip dari 16agustus.com

merdeka ?!

August 15th, 2008 § 4 Comments

merdeka?! apa esensi dari tangan mengepal, memegang bendera merah putih dan berteriak lantang membahana. ketika, segala pikiran kita masih terbelenggu, terlebih oleh ketidaktahuan dan ketidakmengertian. ya, indonesia memang merdeka sebagai sebuah negara, 63 tahun yang lalu. namun sebagai sebuah bangsa, kita belum merdeka. mengapa? sederhana saja, ada 12 juta anak Indonesia yang putus sekolah. itu indikator yang membuktikan bahwa Indonesia belum sepenuhnya merdeka, karena yang saya tulis disini pun baru perihal merdeka dalam berpengetahuan.

dua dari beberapa komunitas blogger di Indonesia, yaitu bhi dan cahandong, berkolaborasi dalam menyelenggarakan sebuah usaha untuk memerdekakan anak2 bangsa. dengan mengumpulkan buku dari masyarakat untuk kemudian disampaikan kepada mereka yang membutuhkan. setidaknya, dengan usaha ini mereka-mereka yang putus sekolah bisa mendapatkan haknya untuk merdeka.

bagi saya, ini sebuah gerakan yang patut didukung penuh. mudah-mudahan banyak organisasi lainnya yang mengikuti gerakan ini, sehingga kemerdekaan Indonesia sebagai negara bisa dilanjutkan dengan kemerdekaan bangsanya.

Where Am I?

You are currently browsing the Historia category at Aditya Sani.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 2,802 other followers