Tahun ini saya . .


Menjelang hari-hari terakhir bulan desember ini, saya banyak melamun. memikirkan progress apa yang sudah saya lakukan di tahun 2007 ini. hmm. Enam bulan belakangan 70% waktu saya dihabiskan dikampus atau diluar rumah, 30% di rumah. Juli dan Agustus yang lalu saya tinggal di sebuah Desa, di wilayah kabupaten Bantul, DIY. Saya mengikuti sebuah program kampus yang dikeanl sebagai KKN (Kuliah Kerja Nyata). Bagi sebagian orang KKN merupakan hal yang mungkin membosankan, tapi bagi saya KKN merupakan salah satu hal yang paling menyenangkan yang pernah saya alami. Ada rasa kebersamaan disana, ada rasa kekluargaan disana, ada persahabatan yang erat disana. Pedesaan, kata yang kemudian bagi saya berasosiasi dengan dua kata kebersamaan dan kekeluargaan. hmm, mungkin saya akan berkunjung kesana lagi nanti.

KKN selesai, hari-hari saya dipadati dengan mengulang kuliah yang nilainya bolong-bolong. Saya memang tidak mengejar IPK 3,5, tetapi paling tidak jangan sampai ada nilai C di riwayat nilai kuliah saya. Yes, I’m just an average class student. I surely admit it! Menyesal juga rasanya kenapa saya harus mengulang, padahal kalau nilai semester 5 tidak terjun bebas mungkin saat ini saya sudah menyiapkan banyak CV untuk melamar pekerjaan. HUH! Well, tapi setelah itu semester berikutnya saya berhasil merangkak kembali ke jajaran IP diatas standar (Alhamdulillah!).

Pengalaman adalah sesuatu yang harus digali sendiri. Bakat adalah sesuatu yang datang walau sedikit. Bakat dan pengalaman bisa menjadi bekal hidup bila kita menyikapinya dengan baik. Kata Ibu saya, hehe, saya bakat menyanyi. menyikapi hal tersebut selama saya kuliah di Jogja, saya berusaha menggali pengalaman dengan nampil di panggung kampus pada beberapa acara rutin kampus. So far, Not Good Enough.. hahaha..

Akhir tahun melahirkan refleksi diri dan banyak keinginan yang biasanya digunakan untuk merangkumnya dalam sebuah resolusi awal tahun berikutnya. Bagi saya, resolusi adalah hal yang sia-sia. Karena sulit sekali untuk menepatinya, anggaplah resolusi merupakan janji sehidup-semati pada diri sendiri. Dan akhirnya hanya akan berakhir dengan kejadian yang berulang setiap tahun yang saya lewati. ‘Anget-anget tai ayam’ klo kata orang tua saya. Hahaha. Solusinya saya hanya menuliskan beberapa list kecil dalam sebuah booknote yang isinya yaa, beberapa hal yang harus terjadi tahun depan. Misalnya, Lulus kuliah awal tahun ini (Amien!!). Itu saja, simple kan. hehe.

Besok saya kembali ke jogja, menghadapi hidup sebenar-benarnya kembali. Dua minggu ini sangat menyenangkan di Jakarta, dekat orang tua, menenangkan pikiran. Great refreshing for Me!!

Goodnite!

Author: Aditya Sani

I would love to encourage people to read, to think and to typewrite. Founder of Midjournal.com.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s