death and all his friends


I used to rule the world
Seas would rise when I gave the word

Now in the morning I sweep alone
Sweep the streets I used to own

I used to roll the dice
Feel the fear in my enemy’s eyes

Listen as the crowd would sing:
“Now the old king is dead! Long live the king!”

One minute I held the key
Next the walls were closed on me
And I discovered that my castles stand
Upon pillars of salt, pillars of sand

Justification :

I hear Jerusalem bells are ringing
Roman Cavalry choirs are singing
Be my mirror my sword and shield
My missionaries in a foreign field

For some reason I can not explain
Once you go there was never
Never an honest word
But that was when I ruled the world

It was the wicked and wild wind
Blew down the doors to let me in.
Shattered windows and the sound of drums
People could not believe what I’d become

Revolutionaries Wait
For my head on a silver plate

Just a puppet on a lonely string
Oh who would ever want to be king?

For some reason I can not explain
I know Saint Peter will call my name
Never an honest word
But that was when I ruled the world

“Viva La Vida” -Cold Play-

Pernah dengar lagu ini? Belum? Ok, lagu ini adalah salah satu jagoan dari album terbaru Coldplay yang diberi judul “Viva La Vida”. Tau apa arti “Viva La vida”? Death and all his friends.

Lagu ini mengingatkan pada beberapa kata berikut, kekuasaan, kejujuran dan kebohongan, korupsi, kematian.

“Power tends to corrupt, absolute power corrupts absolutely” (Lord Acton)

———————

Rings a bell, anyone?

Semua ingin maju menjadi pemimpin. Generasi serabutan yang haus akan kekuasaan. Akan saling berperang dengan calon lainnya. Dia yang hari ini tersenyum di kursi kekuasaan, kelak akan menjadi incaran dirinya sendiri dalam wujud lain, serupa tapi tak sama. Lagu yang diteriakkan Chris Martin di tengah riuhnya konser “Paradiso in Amsterdam” ini, mengingatkan akan perang bukan saja atas agama, tapi lebih universal lagi. Atas diri sendiri, atas alter ego manusia yang selalu ingin menjadi yang terbaik, pemenang, penguasa.

Adakah alter ego anda seperti itu? Bernafsu seperti kanibal di tengah rimba manusia? Berlagak seolah titisan Ratu Adil? Berfikir seolah ilmuwan yang paling tau segalanya?

Sudah anda bertemu Dia hari ini? bersimpuh, dan memohon ampunan, karena hati nurani mungkin sudah mati dimakan alam bawah sadar yang haus kemenangan.

Author: Aditya Sani

I would love to encourage people to read, to think and to typewrite. Founder of Midjournal.com.

5 thoughts on “death and all his friends”

  1. Hari ini Belom
    Haus kemenangan?!
    klo gak haus kemenangan gak akan ada motivasi hidup
    selagi masih dgn cara dan taraf2 yang bnar, haus akan kemenangan masih sangat dibutuhkan
    ya gak bang
    hidup abang

  2. akan lebih mulia bila bisa sukses menjadi diri sendiri dan tidak menyakiti orang lain.

    tapi sialnya selalu saja ada orang yg tidak sengaja tersakiti oleh ucapan, perbuatan, tingkah laku, dan ungkapan-ungkapan kita.

    .::he509x™::.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s