Semoga Tuhan bersama kami


Mengubah sebuah sistem bukan hal yang mudah, terlebih bila sistem yang ada sudah berjalan puluhan tahun. Pun manusia datang dan pergi, sistem yang sama sudah menjadi kebiasaan. Terlepas dari baik atau buruk sistem tersebut. Perubahan yang diinginkan tentu perubahan yang baik. Kami menonton sistem yang berjalan di kongres amerika serikat dan sulit bagi saya dan teman-teman di kantor untuk tidak menginginkan hal yang sama.

Darimana memulai perubahan kemudian menjadi pertanyaan awal, kami beruntung tidak perlu meraba terlalu jauh karena ada pengalaman yang dibagi oleh sahabat saya yang bernama Arief Budiman yang pernah terjun langsung menjadi Staf Khusus bagi Ketua DPR. Seluk beluk mengenai bagaimana lembaga legislatif bekerja masih lekat di kepalanya. Dan kami membentuk tim yang sampai hari ini solid dengan visi misi yang sama, membawa perubahan yang baik di lembaga legislatif yang seharusnya menjadi kebanggaan bagi Bangsa Indonesia.

Pendekatan di lakukan dari atas ke bawah, dari bawah ke atas. Begitu berulang, berusaha membombardir dengan gagasan, gagasan dan gagasan. Kami beruntung memiliki individu muda dengan gagasan yang cemerlang seperti Andika Putraditama dan Wildan Kesuma, yang gagasannya terus berkembang dan berkembang. Dari gagasan yang mereka kembangkan, saya sampaikan kepada individu-individu lainnya yang memang berada di dalam sistem. Disana, saya bertemu individu-individu yang menarik, mencoba berbagi visi dan misi yang sama hingga menemukan akhirnya kesepahaman.  Selama waktu berjalan, kadang tersandung, kadang bertemu halang rintang, kadang juga berjalan begitu saja seolah Tuhan mendengar setiap do’a di dalam pikiran.

Tugas masih menumpuk, yang harus ditemui dan diajak bersepaham masih banyak. Suara miring kadang datang dari kanan kiri, tapi kapal tidak boleh terbawa arus yang mengubah arah, apalagi karam. Semoga Tuhan bersama kami. Semoga.

 

Author: Aditya Sani

I would love to encourage people to read, to think and to typewrite. Founder of Midjournal.com.

2 thoughts on “Semoga Tuhan bersama kami”

  1. Dua kali anda ucapkan kata ‘semoga’ agar Tuhan bersama kalian. Sedikit terkesan tidak yakin kalau Tuhan akan selalu bersama kalian. Dan terkesan apabila nantinya tujuan tercapai maka Tuhan bersama kalian. Semoga anda tetap berfikir bahwa walaupun nantinya kapal ada karam, tujuan tidak tercapai, Tuhan masih tetap bersama kalian.
    Anyway, I’m quite new in blog world, but I find that your writing is interesting to follow.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s