Kerja Cinta


Setiap Ramadhan, saya punya kebiasaan untuk bertarawih bersama Bapak dan Ibu di masjid Al-Azhar. Malam ini, kebetulan Ibu tidak ikut berangkat ke masjid, karena ada adik2 beliau datang ke rumah. Jadilah hanya saya dan Bapak yang pergi ke masjid untuk menunaikan isya, tarawih dan witir. Nah, sepanjang perjalanan ke masjid, seperti biasa, Bapak menguraikan nasihatnya kepada saya yang malam ini kebetulan bertema hati dan cinta.

Saya ingat pernah membeli buku Sajak karya Hasan Aspahani, dan menemukan sajak berjudul “Kerja Cinta” ini di halaman 22.

CINTAKU padamu adalah kerja. Aku ikhlas mengerahkan dan mengarahkan pikiran dan tenaga. Aku tak berharap upah apa-apa, kecuali bahwa aku bangga karena telah mengabdikan diri padamu, pada cinta itu.

Ketika kucium kamu saat bangun tidur di subuh hari, aku seperti memindai kartu karyawan di mesin absensi. Tak ada jadwal kerja. Tapi, dengan ciuman itu aku ingin menyaksikan kamu bahwa aku masih setia bekerja untuk cintaku, menghasilkan cinta untukmu.

Aku tak tahu apakah aku harus menandatangani kontrak mati bagi kerja cinta ini, aku bukan pekerja abadi, tapi aku tak pernah ingin berhenti, pensiun atau memecat diri.

Ketika kupeluk kamu, kapan saja sempat kulakukan itu, dan itu bisa berkali-kali dalam sehari, aku sebenarnya hanya ingin memulihkan tenaga hati, menghangatkan suhu jantung lagi. Tidak, aku tidak lelah, aku tidak pernah lelah, sebab mencintaimu adalah kerja seperti jantung berdetak. Jantung mencintai detaknya itu. Aku mencintai cintaku, cintaku padamu itu.

Jantung hanya tahu bahwa dia masih ada ketika dia rasakan detaknya. Seperti itulah aku, yang merasa masih tetap ada selama aku masih mencintai kamu.

~Hasan Aspahani, Luka Mata, 2010

Tulisan yang agak random ini (kan belakangan saya lebih banyak menulis soal kebijakan pemerintah) saya tulis untuk Raisa Ramadhini, pacar saya, adik saya dan sahabat saya yang sehari-hari menemani saya berbicara langsung, dan via bbm serta hp. Semoga kami selalu dinaungi rahmat atas rizki dan jodoh yang panjang sampai akhir hayat.

Author: Aditya Sani

I would love to encourage people to read, to think and to typewrite. Founder of Midjournal.com.

1 thought on “Kerja Cinta”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s